>> NEKOMATA <<
Kali ini gua mau share info seputar mitos di jepang..
Kalau lu melihara kucing yang udah tua, coba sekali sekali amati dia. Apa kucing lu itu terkesan aneh, seperti misalnya mendadak berdiri dengan dua kaki atau bicara dengan bahasa manusia? :O Berhati hatilah bisa jadi kucing lu itu adalah seekor nekomata! Di dalam kisah yang diceritakan turun temurun sejak jaman dulu, disebutkan bahwa kucing yang telah berusia beberapa puluh tahun, ekornya bakal terbelah jadi dua, punya kekuatan spiritual dan menjadi nekomata. Ada yang menganggap nekomata sebagai dewa penjaga rumah, tapi ga jarang juga yang menganggapnya sebagai monster. Nekomata cukup ditakuti karena konon mereka menghantui rumah tempat mereka tinggal, seperti menyamar menjadi sosok manusia atau mampu menghidupi lagi mayat seseorang dengan melompatinya. Catatan pertama yang mencantumkan deskripsi mengenai nekomata muncul pada zaman kamakura, tepatnya dalam buku Meigetsuki yang ditulis \oleh Sadaie Fujiwara.
Dikisahkan pada tanggal 2 bulan ke delapan tahun Tenpuku (1233M) seekor nekomata memangsa beberapa orang sekaligus dalam satu malam di ibukota selatan (Prefektur Nara). Kemudian ada pula catatan dalam buku Tsurezuregusa yang ditulis pada akhir zaman Kamakura. Di buku tersebut dicantumkan bahwa ada makhluk yang disebut nekomata, yang memangsa manusia dan mampu berbicara bahasa manusia. Di zaman edo, kisah kisah seram mengenai nekomata semakin banyak, kekuatan merekapun menjadi bermacam-macam, selain mampu menyamar jadi manusia, nekomata diyakini mampu berjalan dengan dua kaki dan menari. Ukuran siluman kucing ini juga menjadi semakin besar, bahkan ada yang mengatakan panjang badannya mencapai 2,8 meter. Saking takutnya pada nekomata, di zaman Edo muncul kebiasaan memotong pendek ekor kucing agar nantinya kucing tersebut tidak berubah manjadi nekomata.
Source: Animonstar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar